Bedah Buku Wakaf Bergerak, Teori dan Praktik di Asia

Selain zakat, wakaf juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Islam. Perbedaan zakat dan wakaf terletak pada waktu pemanfaatannya, pemanfaatan wakaf jauh lebih lama daripada zakat. Artinya, wakaf bisa menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi keumatan dalam jangka waktu yang panjang. Namun, wakaf di Indonesia sangat identik dengan 3M, Madrasah, Makam, Masjid/Mushola. Tiga hal tersebut merupakan wakaf yang berupa aset tidak bergerak atau kurang produktif. Padahal, aset wakaf tidak hanya berupa benda yang tidak bergerak atau produktif, melainkan juga berupa benda yang bergerak atau yang memiliki produkfitasnya tinggi. Seperti logam mulai, wakaf tunai (uang) dan lain sebagainya.

Buku ini mengulas bagimana pemanfaatkan aset wakaf bergerak/produktif dari segi ekonomi yang berfokus pada efisiensi produktifitas wakaf. Penulis juga mengajak pembaca menyelami praktik-pratik wakaf yg sebenarnya sudah terjadi di Asia, sebelum dan sesudah Islam datang.

Penulis membagi pembahasan wakaf bergerak/produktif menjadi tiga, yaitu bagaimana wakaf bergerak/produktif dalam hukum negara dan agama, bagaimana model pelaksanaan wakaf bergerak/produktif yang dapat diterapkan di Indonesia dan bagaimana praktik terbaik wakaf bergerak/produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *