NGABUBURIT DARING: LAUNCHING DAN BEDAH BUKU PENGUSAHA HARUS KAYA DAN BERKAH

“Kapitalisme menganggap manusia sebagai homo economicus. Berbeda dengan ekonomi Islam yang menyatakan bahwa manusia adalah hamba Allah (al insan al `abid, homo islamicus). Perbedaan cara pandang tentang manusia ini sekilas tampak sederhana, akan tetapi sesungguhnya berimplikasi pada perilaku manusia, utamanya aktivitas ekonomi dan bisnisnya.”
.
PELAKSANAAN:
17 April 2021, jam 15.30 WIB via Zoom Meeting (Link akan dibagikan melalui grup pendaftar acara)
.
Akan hadir dalam bedah buku ini:
.
PEMBEDAH:
Prof. Dr. Heri Pratikto, M.Si.

  • Guru Besar FE UM.
    .
    PEMBICARA:
    Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA
  • Penulis
    .
    INFORMASI BUKU:

PENERBIT
Penerbit Peneleh (penerbit.urup.or.id)

PENULIS
Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA
(Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

TAHUN TERBIT
Pertama, 2021

JUMLAH HALAMAN
106 halaman

ISBN
9786239582333

HARGA
Rp50.000 (Diskon 12.5% selama pre order periode 15-30 April 2021)
.
Jangan lewatkan, segera daftar melalui link bit.ly/bedahbukupeneleh
.
Buku bisa didapatkan melalui link bit.ly/cp-penerbit-peneleh
.
e-book bisa didapatkan mealui link: https://play.google.com/store/books/details?id=vVUnEAAAQBAJ
.
.
Bagi yang membutuhkan sertifikat isi link: https://form.jotform.com/211011420589041
(Infaq Rp25.000 ke rekening 7062100510 Yayasan Rumah Peneleh BTN SYARIAH)
.
PRESENSI BEDAH BUKU:
KLIK LINK: https://form.jotform.com/211011640454440

Catatan Bedah Buku Netnography: Understanding to Constructing Social Reality

penerbit.urup.or.id, Malang- Siang ini, 09.40 WIB, melalui aplikasi Zoom Meeting, Penerbit Peneleh melangsungkan diskusi dan bedah buku netnografi yang ditulis oleh instruktur Kelas Netnografi Peneleh Reasearch Institute.

Dr. Anita Kristina, salah satu penulis yang juga pembicara, mengatakan bahwa netnografi ini adalah metode etnografi yang diguniakan untuk mengeksplorasi dunia maya, “Metode netnografi ini bisa digunakan sebagai metode interpretasi, bahkan sampai konstruksi…” lanjut beliau.

Pemateri selanjutnya, Dr. La Ode Sumail, lebih jauh menjelaskan tentang metode mengintai dalam netnografi. Metode ini, beliau menjelaskan, membantu peneliti untuk mengidentifikasi komunitas online, “Apa yang diinteraksikan pengguna media sosial… netnografi membantu menjelajah kedalaman komunitas online, yang menghubungkan lingkungan sosial…” papar beliau.

Prof. Drs. Tjiptohadi Sawarjuwono M.Ec., Ph.D., Ak.. dan Prof. Evangelos Afendras membedah buku dengan sangat mendalam. Banyak sampaian penting beliau yang membuat peserta merasa mendapat kesempatan berharga hadir dalam acara ini.

Prof. Tjip, panggilan akrab beliau, memberi ulasan penting tentang metode netnografi ini. Beliau menyampaikan bahwa buku yang dibedah ini menjelaskan tentang apa itu netnografi, bagaimana cara mengumpulkan data, dan bagaimana untuk menginterpretasikan data.

“There are so many research paradigm in netnography, these should be understood by netnographer(s)…” sambung beliau.

Dilanjut pembedah kedua, Prof. Evangelos Afendras, International Peneleh Ambassador dari Yunari, banyak membahas tentang isu-isu di media sosial. Menurutnya, isu-isu tersebut hanyalah strategi marketing, “… Negative input of social media is marketing, it is stupidity design,” tegasnya.

Acara yang diikuti 74 peserta dari berbagai daerah dan istitusi ini, yang kebanyakan merupakan dosen dan mahasiswa, terdapat sesi serah terima jabatan Direktur Peneleh research Institute. Jabatan ini diserahkan oleh Ibu Dr. Ari Kamayanti kepada Ibu Ayudia Sokarina, SE., MSA., Ak.

LAUNCHING DAN BEDAH BUKU NETNOGRAPHY: UNDERSTANDING TO CONSTRUCTING SOCIAL REALITY


INFORMASI BUKU:
PENERBIT :Penerbit Peneleh (penerbit.urup.or.id)
PENULIS
Dr. Aji Dedi Mulawarman
Dr. Ari Kamayanti
Dr. Anita Kristina
Dr. La Ode Sumail
Dr. Novrida Qudsi Lutfillah
Dr. Hamidah
TAHUN TERBIT :Pertama, 2021
JUMLAH HALAMAN :168
ISBN : 9786239582333
HARGA :Rp100.000 (umum)
Rp80.000 (harga Aktivis Peneleh)
.
“Sebagai sebuah metode penelitian, netnografi bisa digunakan dalam paradigma positivisme, interpretivisme, kritis, posmodernisme, maupun religius.”
.
PELAKSANAAN:
28 Maret 2021, jam 09.30 WIB via Zoom Meeting (Link akan dibagikan melalui grup pendaftar acara)
.
Akan hadir dalam bedah buku ini:
.
PEMBEDAH:
Prof. Drs. Tjiptohadi Sawarjuwono M.Ec., Ph.D., Ak..
Prof. Evangelos Afendras
.
PEMBICARA:
Dr. Anita Kristina
Dr. La Ode Sumail
Dr. Hamidah
.
Jangan lewatkan, segera daftar melalui link bit.ly/bedahbukupeneleh
.
Buku bisa didapatkan melalui link bit.ly/cp-penerbit-peneleh
.
e-book bisa didapatkan mealui link: https://play.google.com/store/books/details?id=juEhEAAAQBAJ
.
Bagi yang membutuhkan sertifikat isi link bit.ly/sertif-bedah-buku-peneleh (Infaq Rp25.000 ke rekening 7062100510 Yayasan Rumah Peneleh BTN SYARIAH)

Bedah Buku Ma’rifat Bumi untuk Kesejahteraan Bersama

INFORMASI BUKU:
PENERBIT :Penerbit Peneleh (penerbit.urup.or.id)
TAHUN TERBIT :Pertama, 2021
JUMLAH HALAMAN :105
ISBN : 978-623-95823-0-2
HARGA :Rp60.000 (umum)
Rp48.000 (harga Aktivis Peneleh)

“Secara singkat netnografi merupakan metode etnografi yang dipergunakan untuk meneliti kehidupan dunia virtual di internet.”.

PELAKSANAAN:
13 Maret 2021, jam 15.30 WIB via Zoom Meeting (https://us02web.zoom.us/j/86306623110?pwd=Z0UyU3Fld2dOd245dHhFRzNNQStZZz09
Meeting ID: 863 0662 3110 Passcode: 450140)

Akan hadir dalam bedah buku ini:

PEMBEDAH:
Prof. Eddy R Rasyid, PhD, CA.

PEMBICARA:
Dr. Rian Vebrianto, M.Ed
A A Gde Satia Utama,SE.,M.Ak.,Ak.,CA.,CIQAR
Luky Patricia Widianingsih, S.E., M.SA (HumBis)
Binti Shofiatul Jannah, SE., MSA

Jangan lewatkan, segera daftar melalui link bit.ly/BedahBukuPeneleh

Buku bisa didapatkan melalui link bit.ly/cp-penerbit-peneleh

e-book bisa didapatkan mealui link https://play.google.com/store/books/details?id=4IcfEAAAQBAJ

Bedah Buku Ma’rifat Bumi untuk Kesejahteraan Bersama

INFORMASI BUKU:

PENERBIT: Penerbit Peneleh (penerbit.urup.or.id)

TAHUN TERBIT: Pertama, 2021

JUMLAH HALAMAN: 272

ISBN: 9786239582319

HARGA: Rp120.000 (umum)

               Rp96.000 (harga Aktivis Peneleh)

Buku ini merupakan buku deskripsi preskriptif model yang diajukan sebagai sebuah permodelan pembangunan berkelanjutan dalam aplikasinya pada perencanaan tata wilayah baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Dalam bedah buku ini akan dibahas secara mendalam tentang perencanaan tata wilayah dengan falsafah, metodologi, pandangan, dan model permakultur. Bersama tokoh nasional yang memiliki latar belakang pengalaman praksis masing-masing yang berbeda, tentu bedah buku ini akan berjalan gayeng dan kaya diskusi konstruktif.

Akan hadir dalam bedah buku ini:

  1. Pengantar: Roy Murtadho (Gus Roy)

– Koordinator Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam

2. Pembedah 1: Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D.

(Guru Besar Perencanaan Kota di Universitas Gadjah Mada yang konsern tentang ‘ketangguhan pangan’ kota

3. Pembedah 2: Iskandar Waworuntu

Pendiri Bumi Langit Institute

(https://www.bumilangit.org/)

4. Pembicara (Penulis): 1. Khaerul Anam

 – Petani gurem

 – Konsultan Pertanian Keluarga di Badan PBB untuk Pangan dan Pertanian (FAO).

5. Pembicara (penulis): 2. Mira Wulandari Suraprana, SIP, M.Eng.

 – Alumni Program Studi MPKD (Magister Perencanaan Kota dan Daerah) Universitas Gadjah Mada.

–  ASN di Kabupaten Sleman

6. Moderator : Dennik Febriana

( Aktivis Peneleh, Co-Founder Literasi Ceria)

Jangan lewatkan, segera daftar melalui link bit.ly/BedahBukuPeneleh

Buku bisa didapatkan melalui link bit.ly/cp-penerbit-peneleh

e-book bisa didapatkan mealui link https://play.google.com/store/books/details/Khaerul_Anam_Mira_Wulandari_Ma_rifat_Bumi_untuk_Ke?id=M34WEAAAQBAJ

Bedah Buku Konsep Pendidikan Akuntansi Merdeka

🌟 BEDAH BUKU DAN DISKUSI 🌟
Konsep Pendidikan Akuntansi Merdeka – Dekonstruksi Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Menempatkan manusia sebagai subjek Pendidikan telah menjadikan proses pendidikan sebagai upaya untuk “mengukuhkan hegemoni budaya kapitalisme”, menjadikannya bagian integral dari sistem kapitalis sekaligus telah menjadikan manusia sebagai mesin bagi sebuah pencapaian.

Jadi apa saja, dan bagaimana seharusnya para pengajar bertindak, agar tetap bisa digugu dan ditiru?

Mari simak materi dan bedah bukunya, sekaligus kita bisa diskusikan secara langsung.

📣 Pengantar 📣
👤 Prof. Eddy R. Rasyid, PhD., CA

📣 Penulis – Narasumber 📣
👤 Dr. Jurana NS, SE, M.SA

📣 Pembedah 📣
👤 Dr. Novrida Qudsi Lutfillah

🌖 Waktu 🌔
🗓Hari,Tanggal : Sabtu, 30 Januari 2021

⏰Pukul : 15.30 – 17.30 WIB

📲Tempat : Melalui Zoom Cloud Meeting, dapat di akses langsung ke Link berikut ini ➡️

Dijamin Pasti Keren Banget ‼

So, Tunggu apa lagi?? Segera gabung melalui bit.ly/BedahBukuPeneleh
Pemesanan Buku melalui bit.ly/cp-penerbit-peneleh
Pembelian melalui shopee: https://shopee.co.id/penerbitpeneleh?categoryId=16049&itemId=7551664355

e-Book bisa anda dapatkan di https://play.google.com/store/books/details/Jurana_Konsep_Pendidikan_Akuntansi_Merdeka_Hasil_D?id=qwcTEAAAQBAJ (harga lebih murah)

🔅 Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh 🔅

Bedah Buku Catatan Relawan Riset Peneleh: Menggali Potensi Desa di Jabung, Malang

Penyelenggara:

– Penerbit Peneleh (anggota IKAPI dengan nomor anggota No. 248/ Anggota Luar Biasa/ JTI/ 2020)

Daftar Bedah Buku

– klik: bit.ly/BedahBukuPeneleh

Buku ini memuat catatan Relawan Riset di Desa Jabung, Sukopuro, atas kegiatan beberapa tahap mulai dari pelatihan, pelibatan, hingga pendampingan mulai 10 Oktober 2016 hingga akhir September 2017.
Mereka yang mengikuti program ini mendapatkan materi tentang keberpihakan; bahwa riset seharusnya dimulai dari tujuan mulia yaitu memberdayakan kaum termarjinalkan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.
Oleh karenanya, bagi Aktivis Peneleh jalur Relawan Riset, sebuah penelitian adalah upaya untuk menggerakkan hijrah. Riset harus diaksikan langsung agar tidak menjadi sebatas wacana!

Kesan relawan riset tersaji di akhir buku, dengan napas yang serupa, adalah rasa syukur atas kesempatan merasakan kehidupan “nyata” desa serta kesadaran bahwa ada yang terabaikan dalam riset-riset akademisi.

SAMBUTAN PEMBUKA
Fadjar Setiyo Anggraeni, MSi

  • Direktur Penerbit Peneleh
  • Penata Aktivis Peneleh
  • Aktivis Relawan Riset Peneleh

PENGANTAR
Resi Ariyasa Qadri

  • Dosen PKN STAN dari Jurusan Akuntansi
  • Aktivis Relawan Riset Peneleh

PEMBEDAH
Achdiar Redy Setiawan
– Penulis Buku “Sisi Remang” Pengelolaan Keuangan Daerah
– Mahasiswa S3 Universiti Sains Malaysia
– Aktivis Relawan Riset Peneleh

PEMBICARA

  1. Dr. Darti Djuharni
  • Aktivis Relawan Riset Peneleh
  • Dosen STIE Malangkucecwara
  1. Ismayantika Dyah P., M.B.A
  • Aktivis Relawan Riset Peneleh
  • Dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri

MODERATOR
Dennik Febriana

– Aktivis Peneleh Angkatan X

Harga Buku:

  • Umum @Rp50.000,-
  • Aktivis Peneleh @Rp40.000,-
    Beli
  • klik bit.ly/cp-penerbit-peneleh
  • Atau ke https://shopee.co.id/penerbitpeneleh?smtt=0.0.9

Diskusi Buku Etika Profetik Bagi Pengelola Keuangan Negara

  • (Menolak) Etika Profetik?

Pelaksanaan daring via Zoom, pada:
Minggu, 20 September 2020 jam 15.00-selesai (link akan dibagikan di grup peserta)

Pendaftaran : bit.ly/BedahdanDiskusiBuku

Pemesanan buku: klik bit.ly/cp-penerbit-peneleh atau ke +6287882382740 (Penerbit Peneleh)

PEMATERI:

  1. Bobby Briando
  • Penulis Buku Etika Profetik Bagi Pengelola Keuangan
  • Dosen Politeknik Imigrasi Jakarta
  1. Prof. Iwan Triyuwono
  • Penulis Buku Etika Profetik Bagi Pengelola Keuangan Negara
  • Guru Besar Bidang Ilmu Akuntansi Syariah Universitas Brawijaya
  1. Prof. Gugus Irianto
  • Penulis Buku Etika Profetik Bagi Pengelola Keuangan Negara
  • Wakil Rektor Bidang Keuangan Universitas Brawijaya

KOMENTATOR
Prof. Unti Ludigdo

  • Guru Besar Ilmu Etika Bisnis dan Profesi Universitas Brawijaya

PENGANTAR
Prof. Muhamad Ali Embi

  • Professor of Universiti Utara Malaysia (UUM); College of Law, Government and International Studies

Carut marut tata kelola keuangan berujung tindakan fraud pengelola keuangan, sebagai bukti ada fakta di media yang masih ramai memberitakan gurita korupsi. Inkonsistensi profesionalitas versus kinerja bidang keuangan seakan tumbuh subur di negeri tercinta. Paparan menarik untuk diungkap “ada apa dengan pengelola keuangan?”.
.
Ya, saat nilai lepas dari konstruksi kerja keuangan, maka layak dipertanyakan peran etika sebagai garda depannya. Benteng seperti apa yang layak dibangun menjadi upaya memadamkan jebakan Batman dalam mengelola keuangan. Menemukan jawabnya adalah tugas kita menghadiri gempita diskusinya.
Untuk lebih jauh memahami etika profetik sila hadir dalam agenda diskusi ini.

Bedah Buku Wakaf Bergerak, Teori dan Praktik di Asia

Selain zakat, wakaf juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Islam. Perbedaan zakat dan wakaf terletak pada waktu pemanfaatannya, pemanfaatan wakaf jauh lebih lama daripada zakat. Artinya, wakaf bisa menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi keumatan dalam jangka waktu yang panjang. Namun, wakaf di Indonesia sangat identik dengan 3M, Madrasah, Makam, Masjid/Mushola. Tiga hal tersebut merupakan wakaf yang berupa aset tidak bergerak atau kurang produktif. Padahal, aset wakaf tidak hanya berupa benda yang tidak bergerak atau produktif, melainkan juga berupa benda yang bergerak atau yang memiliki produkfitasnya tinggi. Seperti logam mulai, wakaf tunai (uang) dan lain sebagainya.

Buku ini mengulas bagimana pemanfaatkan aset wakaf bergerak/produktif dari segi ekonomi yang berfokus pada efisiensi produktifitas wakaf. Penulis juga mengajak pembaca menyelami praktik-pratik wakaf yg sebenarnya sudah terjadi di Asia, sebelum dan sesudah Islam datang.

Penulis membagi pembahasan wakaf bergerak/produktif menjadi tiga, yaitu bagaimana wakaf bergerak/produktif dalam hukum negara dan agama, bagaimana model pelaksanaan wakaf bergerak/produktif yang dapat diterapkan di Indonesia dan bagaimana praktik terbaik wakaf bergerak/produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bedah Buku Kritik Atas Adopsi IFRS Perspektif Ekologi Akuntansi

Pertanyaan besar pasti akan terbesit di pikiran sesaat membaca judul buku ini. Diantaranya akan bertanya, apa hubungan antara akuntansi dengan ekologi? Sebagian orang akan tertarik begitupun sebaliknya, ada yang bersikap tak mau tahu.

Penulis mengajak pembaca agar tidak melihat IFRS sebagai hal mutlak untuk diterapkan sebagai suatu standar. Buku ini tegas mengulas secara mendalam perjalanan adopsi IFRS dengan meninjau dari berbagai literatur. juga penulis meneliti secara langsung ke lembaga terkait.

Contoh-contoh lapangan di ulas dalam buku ini didapat melalui wawancara dengan pihak terkait seperti  Anggota DSAK (Dewan Standar Akuntansi Keuangan) – MS para pendahulu akuntansi,   JH Mantan pengurus DPN-IAI yang terlibat dalam kebijakan adopsi IFRS- AH mantan ketua KNPAI dan Komite Standar Akuntansi – HK Kementrian BUMN, asisten bid Industri strategis – GT Kementrian Keuangan, PPAJP – LS Bapepam-ERW  Partner KAP Big Four (EY dan Delloite) Perusahaan wajib IFRS(BRI, CIMB Niaga, Askrindo)

lebih menarik lagi saat peneliti mencoba mengungkapkan siapakah tokoh kunci dan apa strategi yang dimainkan guna memuluskan keinginan adopsi IFRS. Bagaimana perjalanan standar akuntansi Indonesia. ditinjau dari aspek ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Buku ini juga mengkritisi beberapa pihak yang terlibat dalam adopsi kebijakan IFRS di Indonesia. seharusnya, sebagai salah satu negara yang ikut dalam derasnya arus kesepakatan penggunaan standar akuntansi global (IFRS), Indonesia hendaknya tidak hanya mengikuti arus, namun pengambilan sikap dan keputusan adopsi selayaknya lebih didasarkan karena kebutuhan akuntansi yang harus dipenuhi oleh pemakai informasi akuntansi di Indonesia. Masyarakat harus realistis dan kritis terhadap fenomena adopsi IFRS.