Bedah Buku Nandur Ngunduh

Minggu, 21 Juni 2020 telah terlaksana bedah buku “Nandur Ngunduh; dari Pemikiran ke Aksi Perubahan, Tawaran untuk Organisasi Swadaya Masyarakat”.

Acara ini diadakan secara daring oleh Penerbit Peneleh. Bedah buku yang judulnya diambil dari filosofi Jawa ini dihadiri sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga praktisi pemberdayaan dan pembanguna desa. Filosofi Nandur Ngunduh ini merupakan kunci untuk kita menguak semua kejadian yang kita alami dan kita saksikan.

Hubungan sebab akibat dari konflik sosial, sumber daya alam, bencana alam apabila di telaah akan bermuara pada dampak perbuatan manusia.

Buku yang tebalnya 269 halaman ini ditulis oleh Arijanto Komari, MPH untuk mengabadikan pengetahuan dan pengalaman selama bekerja di UNICEF dan melakukan pengabdian dan pengembangan masyarakat khususnya masyarakat desa.

Narasumber pembedah adalah orang-orang yang sudah ahli di bidangnya, yaitu Iggrid Kolb Hindarmanto (Jerman), Dr. Willy yang keduanya memiliki pengalaman bekerja di UNICEF sekaligus sahabat dari Penulis buku. Selain itu hadir juga Dr. Muhammad Sulhan, S.I.P,MSi Dosen di Departemen Ilmu Komunikasi UGM.

Diskusi berjalan dengan penuh khidmad, meski hanya via daring, diskursus kritis menjadi penyedap suasana, tak jarang juga pembedah memberikan kritik kepada penulis.

Materi power point acara dapat diunduh di:

Bedah Buku Akuntansi Utang

Hari ini, Sabtu, 13 Juni 2020, Penerbit Peneleh mengadakan bedah buku berjudul Akuntansi Utang; Menggali Makna Utang ‘tuk Mencapai Cinta Ilahi dengan Pendekatan Etnohipnisis karya Dr. Judi Suharsono dan Prof. Iwan Triyuwono

Buku ini adalah hasil studi tentang makna “utang” dengan menggunakan etnohipnosis. Utang yang pada akhirnya menjadi temuan adalah utang yang dilandasi “Cinta” kepada Allah SWT yang kemudian mewujud pada cinta kepada sesama. Pondok Pesantren Sidogiri yang menjadi situs penelitian ini menjadi sebuah bukti bahwa utang berbasis cinta justru akan membuat manusia dekat kepada Allah SWT dan jauh dari perilaku kezaliman (sebagaimana yang muncul pada utang konvensional). Selamat membaca, dan penuhi hati Anda dengan Cinta kepada Allah SWT.

Untuk mendapatkan buku penting sehargga Rp120.000 ini bisa menghubungi nomor pemasaran Penerbit Peneleh di +62 857-0783-3028.

Seluruh hasil donasi dan hasil penjualan buku yang terkumpul akan diperuntukkan bagi pembangunan masjid kampus URUP.

Video rekaman acara bisa di-download di sini (copy paste link ke browser): bit.ly/BB-akuntansi-utang

Bedah Buku Studi Etnografi Istana Dalam Loka

Hari ini, 10 Juni 2020, Penerbit Peneleh menyelenggarakan agenda Bedah Buku berjudul Saat Kekayaan Serupa Bintang secara daring. Hadir sebagai pemateri dan sekaligus penulis buku adalah Sudrajat Martadinata, MSA. Kalangan dosen dan mahasiswa serta pegiat budaya hadir dalam agenda ini.

Dalam pernyataan penutup, pemateri menyampaikan bahwa akuntansi bisa dipandang dari berbagai sudut ruang dan waktu yg berbeda dengan akuntansinya sendiri, sehingga akuntansi itu bisa dilihat sebagai realitas yang sifatnya komprehensif.

“Seperti halnya dalam konteks ini, kalau dalam devinisi akuntansi konvesional bahwa aset itu hanya memiliki manfaat ekonomi saja. Tetapi dengan kita melihat dari sisi budaya tidak berhenti di situ. Bahkan kalau mungkin kita ingin melihat dari sudut pandang yang lain, akan ada yang melengkapi dari devinisi akuntansi itu sendiri,” jelasnya.

Peradaban Santri; Santri adalah Representasi Otentik Nusantara

Hari ini, 09 Juni 2020, Penerbit Peneleh kembali mengadakan bedah buku terbitannya. Kali ini yang dibedah adalah buku berjudul Peradaban Santri: Perspektif Kuasa-Pengetahuan, karya Ahmad Fauzi.

Otensitas santri sebagai pemegang teguh kebudayaan otentik nusantara harus dipertahankan. Melalui mekanisme kuasa yang dimilikinya, pesantren hingga kini berhasil menumbuhkan benih nilai-nilai luhur pesantren kepada santrinya. Inilah tugas penting pesantren, selain mengajarkan ketaqwaan dan cinta ilmu kepada santri.

Buku ini menarik untuk didiskusikan di tengah diskursus tentang santri dan peradabannya semakin sering menjadi perhatian dan kepentingan. Sebab, buku ini menawarkan diskusi mengenai santri dari sudut pandang “sesat”, yaitu teori kuasa-pengetahuan yang ditelurkan oleh Michel Foucault, seorang filosof asal Perancis yang secara ide sangat dekat dengan Nietzsche, sang nihilis sejati “pembunuh tuhan” dari Jerman.

Akuntansi Pertanian: a Prophetic Legacy

Hari ini, 1 Juni 2020, sebanyak 117 peserta ikut aktif dalam diskusi membahas buku Akuntansi Pertanian: a Prophetic Legacy. Dibutuhkan suatu pemikiran “Out of the Box” untuk menerima ide baru bahwa akuntansi yang suci dimulai dari aktivitas pertanian- yang kini telah bertransformasi di bawah payung liberalisme dan kapitalisme.